Selamat datang di Area-Teknik Sipil. didalam website ini tersedia konten konten yang berhubungan dengan dunia Konstruksi, Teknik sipil dan Arsitek.

Showing posts with label Tips Lain. Show all posts
Showing posts with label Tips Lain. Show all posts

Konversi Onilne Mutu Beton K ke f'c dan Sebaliknya



Mutu beton notasi K diukur dengan kubus 15x15x15 cm atau 20x20x20 cm, dalam kg/cm² (Dalam konversi ini digunakan 15x15x15). Contoh: K-150 artinya kuat tekan minimal 150 kg/cm². Notasi f'c diukur dengan silinder 15x30 cm, dalam MPa. Contoh: f'c = 25 MPa.

Berikut ini Konversi Online untuk K menjadi F'c (Dengan asumsi 1 MPa = 10.1971621 kg/cm2) dan (Dengan asumsi 1 kg/cm2 = 0,0981 MPa)


Masukan Data dibawah ini

Auto Calculate Konversi K (kg/cm2) ke f'c (Mpa)


Konversi F'c (Mpa) ke K (kg/cm2)
Share:

Tips Membangun Rumah 2024

 Membangun rumah adalah impian banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin memiliki hunian yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Namun, membangun rumah juga bisa menjadi sebuah proyek yang sangat menantang dan membutuhkan banyak waktu, tenaga, dan uang. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda membangun rumah dengan sukses:



1. Tentukan anggaran yang realistis

Anggaran adalah hal yang sangat penting dalam membangun rumah. Sebelum memulai proyek, tentukan anggaran yang realistis dan sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Perlu diingat bahwa membangun rumah bisa menjadi proyek yang sangat mahal, jadi pastikan Anda tidak melebihi anggaran yang telah ditetapkan.


2. Pilihlah lokasi yang tepat

Lokasi adalah faktor penting dalam membangun rumah. Pilihlah lokasi yang strategis dan sesuai dengan kebutuhan Anda, seperti dekat dengan tempat kerja, sekolah, atau fasilitas umum lainnya. Selain itu, pastikan lokasi yang dipilih aman dan mudah dijangkau.


3. Buatlah desain yang sesuai dengan kebutuhan Anda

Desain rumah juga menjadi faktor penting dalam membangun rumah. Buatlah desain yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda. Jika Anda tidak memiliki pengalaman dalam merancang rumah, Anda dapat meminta bantuan dari arsitek atau desainer yang berpengalaman.


4. Pilih bahan bangunan yang berkualitas

Pemilihan bahan bangunan yang berkualitas adalah hal yang sangat penting dalam membangun rumah. Pilihlah bahan bangunan yang berkualitas dan tahan lama agar rumah Anda dapat bertahan lama dan tidak mudah rusak.


5. Gunakan jasa kontraktor yang berpengalaman

Membangun rumah adalah proyek yang kompleks dan membutuhkan banyak tenaga dan waktu. Jika Anda tidak memiliki pengalaman dalam membangun rumah, Anda dapat menggunakan jasa kontraktor yang berpengalaman dan terpercaya. Kontraktor akan membantu Anda membangun rumah dengan lebih efisien dan tepat waktu.


6. Perhatikan faktor keamanan

Faktor keamanan juga perlu diperhatikan dalam membangun rumah. Pastikan rumah Anda memiliki sistem keamanan yang memadai, seperti pintu dan jendela yang kuat, sistem alarm, dan sistem pemadam kebakaran yang baik.


7. Perhatikan faktor lingkungan

Faktor lingkungan juga perlu diperhatikan dalam membangun rumah. Pastikan rumah Anda ramah lingkungan dan tidak merusak lingkungan sekitar. Pilihlah bahan bangunan yang ramah lingkungan dan terapkan sistem pengolahan air dan limbah yang baik.


8. Lakukan perencanaan yang matang

Perencanaan yang matang sangat penting dalam membangun rumah. Lakukan perencanaan yang detail dan matang sebelum memulai proyek. Pastikan Anda telah mempertimbangkan semua faktor yang diperlukan, seperti anggaran, desain, bahan bangunan, dan jasa kontraktor.

Demikianlah beberapa tips membangun rumah 2024, semoga dapat bermanfaat bagi anda.

Share:

Metode Konstruksi Top-Down

 

   Saat ini banyak metode konstruksi yang dikembangkan dengan tujuan memperoleh suatu metode yang lebih efisien pada aspek Biaya, Mutu, dan Waktu (BMW). Salah satu dari metode tersebut ialah Metode Konstruksi Top-Down. Metode Konstruksi Top-Down ini digunakan pada pembangunan gedung gedung bertingkat. pengunaan metode ini dapat meminimalisir aspek waktu pelaksanaan sebuah proyek dibandingkan dengan mengunakaan metode sebelumnya yaitu Bottom-Up. dikarenkan metode Top-down ini memungkinkan dilakukan pembangunan 2 bagian yaitu upper struktur dan bottom struktur sekaligus. Sedangkan metode sebelumnya ,pembangunan suatu bangunan dimulai dari lantai paling bawah yang kedalamannya telah direncanakan. kemudian dilanjutkan kelantai atas berikutnya secara berurutan. Nah untuk lebih jelasnnya mengenai metode konstruksi Top Down anda dapat perhatikan penjelasannya dibawah ini :

1. Pertama. anda perlu membuat Diaphragm wall mengelilingi rencana bangunan yang akan dikerjakan.



2. Kedua, setelah diaphragm wall selesai dibuat. langkah selanjutnya ada proses pengeboran Borepile yang nantinya  akan disisipkan sebuah baja profil king post. Pengeboran dilakukan hingga mencapai kedalaman yang telah direncanakan.



3.Ketiga, Setelah pengecoran borepiled dan diaphragm wall mencapai umur betonnya maka plat lantai pada lantai 1 dapat dikerjakan. yang mana pada tahap ini plat lantai tersebut dihubungkan secara monolit dengan king post yang telah dibuat sebelumnya dan jangan lupa buatlah starter bar yang nantinya akan digunakan sebagai koneksi penecoran kolom antar lantai.


4.Ke-empat, Setelah plat lantai mencapai umur betonya, maka dilakukan penggalian untuk lantai basement berikutnya. Pengalian ini dilakukan dengan menggunakan excavator ukuran kecil/sedang. pembuangan tanah hasil kerukan dapat dibuang melalui sebuah ramp yang bersifat temporer.


5.Ke-Lima, pada tahap ini kembali lagi seperti tahap ke-3. Urutan ini akan berulang sesuai dengan jumlah lantai yang direncanakan.


6. Ke-Enam. Kegiatan pembangunan pada bagian atas dapat dimulai namun tetap diperhitungkan jumlah lantai yang dapat dibuat menyesuaikan kekuatan yang dapat ditopang sementara. sedangkan pada lantai basement berikutnya dilanjutkan proses pengalian.


7. Ke-Tujuh, pada lantai akhir basement dapat dilakukan pengecoran raft foundation dan dilanjutkan dengan pengecoran kolom king post mejadi kolom beton komposit dengan menghubungkan starter bar yang telah dibuat sebelumnya.


Nah seperti itu kiranya sketsa pembangunan dengan menggunakan metode konstruksi Top-Down. tentunya berdasarkan konsep pembangunannya kita dapat menghemat waktu pelaksanaan jika dibandingkan metode bottom up. demikian artikel ini apabila kesalahan dalam penyajian meteri diatas bisa berikan komentar dibawah artikel ini. semoga bermanfaat - Salam Teknik
Share:

Pengertian Tile Spacer, Kegunaan dan Cara Pemasangannya



  Tile spacer/spacer ubin/Sekat keramik adalah benda plastik yang dibuat dalam bentuk T atau silang
yang ditempatkan di antara ubin untuk menjaga jarak sekat yang konstan dan konsisten di antara ubin. Spacer menciptakan celah yang nantinya dapat diisi oleh nat, yang akhirnya akan memberikan sentuhan simetris ke permukaan.
Tercantum di bawah ini adalah beberapa fitur penting dari spacer ubin:
  1. Tile spacer tersedia di pasaran mulai dari ukuran lebar mulai dari 2mm hingga 6mm.
  2. Plastik ringan dan kokoh adalah bahan utama untuk produksi ubin spacer.
  3. Pemilihan spacer ubin tergantung pada preferensi pribadi dan standar yang ditentukan.
  4. Secara umum, spacer yang digunakan untuk dinding biasanya memiliki ketebalan/ukuran 2mm, dan spacer untuk lantai berukuran 3mm. 


Cara pemasangan/Pengunaan

pada awalnya, tempatkan ubin di permukaan yang sudah diberikan lapisan perekat/lem keramik. Setelah itu tempatkan spacer di setiap sudut ubin. Tempatkan spacer ubin langsung di sudut ubin dan dorong ubin. dengan dipasangnya spacer disetiap sisi keramik maka akan didapat jarak antara nat yang sama disetiap sisinya.

Manfaat penting menggunakan spacer ubin adalah:

  • Tile spacer memungkinkan lantai memiliki penempelan lurus dan bahkan pada nat-nya.
  • Memungkinkan untuk mengukur ubin saat meletakkan, memberi label, dan memotongnya.
  • Lantai mendapatkan hasil yang profesional dan indah dipandang.
  • Penggunaan spacer ubin melindungi integritas lantai ubin. 
Semoga bermanfaat :), Salam Teknik


Share:

Langkah-Langkah Pemasangan Paving Murah dari Bata

Hallo civils, pada kesempatan kali ini ATS akan memagikan tips pembuatan jalan setapak menggunakan paving atau batu bata. simak langkah-langkah berikut ini :



LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN

LANGKAH-1
Pertama-tama tentukan berapa panjang dan lebar jalan setapak yang akan anda buat. Kemudian buatlah patok untuk menandai tata letak rencana jalan yang akan dibuat di tanah, anda bisa menggunakan string dan pasak. Jalan setapak bisa lurus atau melengkung tentunya sesuai kebutuhan anda.

LANGKAH-2
Gunakan alat yang tersedia seperti pacul/skop untuk menggali di sepanjang tata letak yang telah ditandai, gali hingga kedalaman sekitar 200 mm. ini dilakukan untuk menempatkan lapisan kerikil dan pasir nantinya sebagai lapisan dasar.

LANGKAH-3
Tempatkan lapisan kerikil yang dipadatkan dengan ketebalan 100 mm. setelah menempatkan kerikil, letakkan batu bata di kedua sisi jalan di sepanjang jalan yang diusulkan.

Jika tanah terdiri dari tanah yang sangat lunak, maka alih-alih lapisan kerikil yang dipadatkan kita dapat menggunakan lapisan beton semen/lc. anda juga bisa menggunakan beton instan dengan mutu B0.

LANGKAH-4
Tempatkan lapisan pasir yang dipadatkan dengan ketebalan 50 mm. lapisan pasir ditempatkan di antara tepi bata. Saat memadatkan, berikan kemiringan yang tepat sehingga memungkinkan aliran air hujan keluar dari jalan setapak nantinya.



LANGKAH-5
Pada lapisan pasir yang dipadatkan ini, letakkan batu bata dalam pola yang cocok. Pertahankan jarak antara batu bata yang dipasang dengan jarak sekitar 3 mm hingga 4 mm di antara dua bata; celah ini akan diisi pada langkah selanjutnya.

LANGKAH-6
Ruang yang tersisa di antara masing-masing batu bata diisi oleh campuran semen dan pasir kering. Untuk melakukan ini, pertama campuran semen dan pasir dengan perbandingan 1: 5. Kemudian sebarkan campuran kering di dalam celah di antara batu bata. Penyebaran campuran kering dilakukan dengan menggunakan sapu. kemudian anda bisa menyiramkan sedikit air bisa menggunakan selang yang yang ditekuk ujungnya. siram secukupnya saja.

LANGKAH-7
Langkah terakhir lakukkan perawatan selama 7 hari setalahnya dengan melakukan penyiraman seperti langkah ke 6.

Semoga bermanfaat..
Share:

Ukuran Standar Kolom Struktur Bangunan

Hallo Civils.. Pertama-tama, tidak ada ukuran standar kolom. Ukuran kolom tergantung pada beberapa faktor seperti jenis kolom, beban yang akan ditentang dan utilitas arsitektur kolom itu. Tergantung pada faktor-faktor ini kita harus mengadopsi atau mengasumsikan ukuran kolom dan kemudian perlu memeriksa keamanannya.



Ada berbagai jenis kolom seperti kolom kayu, kolom RCC, dll. Saat ini kolom RCC banyak digunakan dalam struktur, Jadi dalam artikel ini, saya akan membahas ukuran kolom RCC. Owh iya sebelumnya RCC itu adalah singkatan dari (Reinforced Cement Concrete)..

Ukuran minimum kolom tidak boleh kurang dari 20 x 20 untuk struktur bertingkat tunggal dengan beton M15 (1: 2: 4). (M15 Itu Mix/adukan dengan kekuatan 15 Mpa)

Jika kolom 20 x 20 cm digunakan dalam bangunan satu setengah lantai, selalu gunakan beton M20 (1: 1.5: 3). Jika Anda menggunakan beton M15 untuk struktur satu setengah lantai, ukuran kolom tidak boleh kurang dari 30 x 25 cm.




Cobalah untuk menjaga jarak yang sama antara pusat dua kolom. Selalu rencanakan tata letak kolom pada kisi. Jarak antara dua kolom ukuran 20 x 20 cm tidak boleh lebih dari 4m pusat ke pusat kolom.

Jika jarak bebas hambatan yang lebih besar diperlukan maka kolom ukuran yang lebih besar harus digunakan. Ukuran kolom harus ditingkatkan karena dua faktor:

1. Meningkatkan jarak antara dua kolom (ini meningkatkan dimensi kolom serta kedalaman balok).
2. Ketinggian bangunan (peningkatan jumlah lantai berbanding lurus dengan dimensi kolom).

Selain faktor jarak tentunya pembebanan yang diterima oleh bangunan juga mempengaruhi dimensi dari struktur tidak hanya kolom bahkan balok, pondasi dan komponen struktur lainnya yang dipengaruhi gaya tersebut..

Tabel di bawah ini menunjukkan perkiraan kasar ukuran kolom untuk bangunan bertingkat..
(Rotasi ponsel anda jika tabel tidak terbaca)

Lantai Ketinggian Lantai Ukuran Kolom (mm)
10-Tingkat 1 - 10700 x 700
20 - Tingkat 1 - 7
8 - 14
15 - 20
750 x 750
600 x 600
450 x 450
30 - Tingkat 1 - 10
11 - 20
21 - 30
800 x 800
650 x 650
470 x 470

dan berikut ini adalah tabel ukuran penampang kolom / standar ukuran kolom yang sering digunakan

Ukuran Penampang
a (mm)
b (mm)
Berat T/m
300 x 330
300
300
0,248
300 x 400
300
400
0,300
400 x 400
400
400
0,400
500 x 500
500
500
0,625
500 x 600
500
600
0,750
600 x 600
600
600
0,900
600 x 700
600
700
1,050
700 x 700
700
700
1,225
700 x 800
800
800
1,400
800 x 900
800
900
1,800
900 x 900
900
900
2,025
1000 x 1000
1000
1000
2,500
1100 x 1100
1100
1100
3,025
1100 x 1200
1100
1200
3,300

Note : Ukuran Section diatas hanya merupakan ukuran yang sering dipakai, untuk penerapan langsung dilapangan harus ditinjau dengan kondisi pempebanan dari strukturan dan tipe jenis dari struktur serta bahan materail penyusun yang digunakan.

 Selam Teknik..
Share:

Lirik Mars - Teknik Sipil Universitas Hasanuddin (UNHAS - OKFT)




"Mars Teknik Sipil"
Universitas Hasanuddin
(2019)

Derap Langkah yang Tegap
Dari Putra dan Putri
Himpunan Mahasiswa Sipil

Siap Maju ke Depan 
Mengisi Pembangunan
Dengan Jiwa Pahlawan..

Belajar dan Berkarya
Amalkan Tri Dharmanya
Demi Jayanya Indonesia...

Almamater Universitas Hasanuddin
Jadi Panji Gerakan

Kibarkanlah Bendera-mu ..
Himpunan Mahasiswa Sipil
Gemakanlah Suara-mu ..
Di Seantero Nusantara..

[Kembali Ke-awal]

Kibarkanlah Bendera-mu ..
Himpunan Mahasiswa Sipil
Gemakanlah Suara-mu ..
Di Seantero Nusantara..



Share:

Cara Menghitung Kebutuhan Zak Semen

Hallo Civils, Tahukah kalian bagaimana cara menghitung kebutuhan semen yang harus dipesan untuk suatu pekerjaan konstruksi ?? berikut ini adalah cara menghitung kebutuhan semen yang harus dipesan. Namun sebelum membahas perhitungan tersebut kita harus mengetahui rasio proporsi campuran antara komponen penyusun semen atara lain : Semen Portland (PC), Pasir (Agregat Halus), Agregat Kasar (Split, Krikil). Biasanya komposisi campuran yang sering digunakan dilapangan yaitu perbandingan 1:2:3 dan 1:2:4. 


Maksud dari perbandingan diatas adalah sebagai contoh kita ambil perbandingan 1 : 2 : 4. perbandingan tersebut memiliki arti bahwa setiap 1 ember semen harus dicampur dengan 2 ember pasir dan 4 ember kerikil/split ditambah dengan sejumlah air. Untuk campuran dengan perbanding yang lainnya ada dapat membutnya dengan mix design anda sendiri. 

Untuk mempermudah penghitungan kebutuhan dapat menggunakan tabel dibawah ini. (Tabel dibawah ini tidak teliti, mohon gunakan panduan dari SNI)





Sebagai contoh perhitungan simak penjelasannya sebagai berikut..

Soal..
Hitunglah berapa banyak zak semen yang dibutuhkan untuk membangun jalan rabat beton dengan sepesifikasi sebagai berikut, campuran 1 : 2 : 4 dan direncanakan mengunakan semen 50 kg/zak


Langkah pertama hitunglah volume pekerjaan bangunan jalan diatas :
V = 80 x 1 x 0,15 = 12 m3

Kebutuhan semen yang digunakan adalah 6,5 zak / m3, jadi total semen yang dibutuhkan dapat dihitung dengan = 12 m3 x 6,5 zak/m3 = 78 zak semen dengan ukuran 50 Kg/zak..

Semoga bermanfaat dan menambahwawasan... Apabila ada kesalahan dalam penulisan silakan berikan komentar dibawah artikel ini Terimakasih...

Ref : jumantoro


Share:

Bagian Pondasi Batu Kali dan Fungsinya

Pondasi batu kali merupakan salah satu pondasi dangkal yang biasanya sering digunakan sebagai penopang konstruksi bangunan sederhana yang dimana tanah di dekat permukaan memiliki daya dukung yang cukup baik dalam menopang bangunan tersebut. Pondasi batu kali pada penampang lintangnya dibuat trapesium dengan lebar atas antara (5-10 cm) lebih lebar dari kiri kanan dinding di atasnya (25-35 cm) agar didapat siar spesi sambungan batu kali yang cukup.

Mengapa pondasi batu kali dibuat dengan bagian bawah yang membesar? mengapa tidak seukuran dengan dinding?. Bila dibuat sama lebar dengan dinding, dikuatirkan nantinya pondasi tidak memiliki daya dukung yang kuat dikarenakan luasan penampang bawah yang digunakan untuk menopang beban terlalu sempit. oleh sebab itu dilakukan pembesaran bagian bawah agar dapat mereduksi gaya akibat beban struktur yang terjadi.




Lebar sisi  bagian bawah pondasi kira-kira 2-3 kali lebar sisi bagian atasnya, namun semua itu tergantung pada perhitungan beban.  Tetapi biasanya 70-80 cm. Dalam proses konstruksinya sebaiknya galian tanah pondasi batu kali sebaiknya dibuat sama dalam, hanya lebarnya dapat berbeda tergantung tebal tembok yang akan dipikulnya (1/2 bata, 1 bata, dsb). Lebih baik menggunakan batu pecah daripada batu bulat karena permukaannya lebih kasar/tajam sehingga antara material batu terdapat ikatan satu sama laint.

Sebaiknya tidak menggunakan batu yang berukuran kurang dari 25-30 cm agar mudah diangkat dan diatur tukang sehingga bentuknya rapi dan kokoh, Untuk mengisi celah-celah antara pasangan batu besar dapat digunakan batu kali yang lebih kecil.



BAGIAN PONDASI BATU KALI


LAPISAN PASIR DASAR
Lapisan pasir yang dipadatkan memiliki tebal 5-10 cm, lapisan ini memiliki fungsi sebagai drainase untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi, juga agar pori-pori pada permukaan tanah dasar dan bidang bawah pondasi dapat tertutup rapat (tidak terdapat celah)

AANSTAMPING/PAS. BATU KOSONG
Di atas lapisan pasir dasar terdapat pasangan batu kosong yang terbuat dari batu kali berdiameter sekitar 10-15 cm, disusun tegak dan rapat tanpa adukan (batu kosong), disela-selanya pasangan batu tersebut diisi pasir yang disiram air lalu dipadatkan (ditumbuk) sehingga tidak ada void/rongga dan susunan batu menjadi kokoh. Lapisan ini ukurannya lebih lebar sekitar 10 cm dari kiri-kanan badan pondasi. Berfungsi sebagai lantai kerja dan drainase untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi Bila lapisan tanah untuk pondasi mengandung pasir atau cukup kering. Lapisan Aanstamping tidak diperlukan. Cukup diberi lapisan pasir dasar yang sudah dipadatkan setebal 10 cm.

BADAN PONDASI
Lapisannya selanjutnya terbuat dari pasangan batu kali dengan bahan perekat (beraping) campuran 1 kp:1 sm:2 ps atau 1 pc:3 ps. Untuk pondasi dinding luar bangunan, sejak ketinggian 10 cm di bawah halaman sampai ke atas, dipakai perekat/plesteran trasraam (kedap air) yaitu campuran 1 pc: 2 ps. Menyusun/menggambar batu kali pada badang pondasi, tidak boleh terdapat siar segari baris vertikal maupun harizontal. Untuk memudahkan proses pemasangannya, batu pada bagian tepi harus dibuat lebih tinggi daripada batu pada bagian tengah. Posisi ini juga akan mencegah campuran berapen melimpah terlalu banyak ke luar badan pondasi.

SLOOF BETON
Berupa balok beton bertulang dengan campuran 1 pc: 2 ps :3 kr di atas sepanjang pondasi dan ikut tertanam di bawah elevasi lantai. Memiliki fungsi untuk menyalurkan beban dari dinding tembok di atasnya agar terbagi secara merata di sepanjang pondasi.  Lebarnya setebal tembok di atas dan tingginya 20-30 cm. Balok-balok yang memikul beban selalu diletakkan tegak (tidak rebah) mengapa demikian ? dikarenakan apa bila diletakan secara tegak akan memiliki momen inersia yang besar tentunya menambah kekuatan dari penampang tersebut.

TANAH URUG
Untuk mengisi sisa lubang pondasi yang tidak terisi pasangan pondasi. Sebelum sisa galian ditimbun, sebaiknya dinding badan pondasi dilapis dengan perekatnya agar rata dan untuk menutup celah antara pasangan batu yang mungkin ada dan bisa dimasuki binatang kecil atau akar tanaman yang dapat merusak pondasi.

TEMBOK DG PEREKAT TRAASRAM
Tingginya sampai 20 cm di atas permukaan lantai. Memiliki fungsi untuk mencegah merembesnya air dari tanah naik ke tembok sehingga tembok menjadi rusak. Untuk dinding kamar mandi, tinggi tembok traasram 150 cm.



LAPISAN PASIR DI BAWAH LANTAI
Berupa urugan pasir setebal 15-20 cm yang dipadatkan. Fungsinya untuk mencegah pecahnya lantai akibat penyusutan tanah di bawahnya. pada pemadatan lapisan ini sebagaiknya sangat diperhatikan.

BETON TUMBUK
Jarang terdapat pada gambar konstruksi yang sudah agak lama. Fungsinya untuk menjaga agar lapisan lantai tidak pecah dan turunnya merata. Tebalnya sekitar 3 -5 cm, terbuat dari pasangan 1 pc: 3ps : 6 kr atau 1:3:5 (sumber: Pak Chairul Israr)

LANTAI TEGEL (UBIN SEMEN/TRASO)
Dipasang dengan perekat campuran 1 pc: 3 ps.

KEMIRINGAN GALIAN TANAH
Perbandingan kemiringannya 5:1

Semoga bermanfaat....
Share:

Kelebihan dan Kekurangan Atap Baja Ringan, Baca sebelum membeli !


Hallo Civils, kalian tentunya sudah pada tahu dong mengenai konstruksi Atap Baja Ringan???. Benar sekali, Konstruksi Atap Baja ringan saat ini sangat digemari dan paling banyak digunakan untuk konstruksi rumah maupun gedung beringkat loh. Tentunya hal tersebut didasari dari kelebihan material Atap Baja Ringan ini sendiri, namun ada juga kekurangan material tersebut. untuk lebih jelasnya berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dari Atap Baja Ringan;

Kelebihan :
  1. Sesuai namanya "Atap Baja Ringan" tentunya material ini jauh lebih ringan dari pada rangka atap yang terubat dari kayu. tentunya hal ini sangat menguntungkan apabila suatu konstruksi berada di zona gempa karena karena berat dari konstruksi dapat sedikit di reduksi ya.
  2. Bebas dari rayap. Hal yang satu iin tentu dikarenakan terbuat dari logam campuran besi. berbeda dengan kayu alam yang mudah dimakan rayap apabila tidak dilakukan perawatan khusus tentunya.
  3. Tidak mengalami perubahan yang berlebihan akibat faktor cuaca seperti penyusutan. memang ada penyusutan namun sangat kecil berbeda dengan material kayu. apabila cuaca lembab ia akan memuai dan sebaliknya.
  4. Apabila terjadi kebakaran material ini tidak akan ikut terbakar atau menjadi bahan bakar api. tentunya akan mengurangi membesarnya zona api saat terjadi kebakaran.
Kekurangan :
  1. Atap baja ringan kurang memiliki nilai estetika. karena rangkainya yang cukup riwet atau rumit. Saran digunakan penutup plafon/
  2. Harga tidak murah. dipasaran biasanya dijual terpisah antara profil baja ringan tersebut dengan material-material lain sebagai komponen penunjang dari atap baja ringan tersebut.
  3. Apabila tidak dipasang dengan benar. konstruksi dari atap baja ringan ini akan mudah terlepas dan terbawa angin. Jadi pastikan pemasangannya kuat dan kokoh.
  4. Rangka baja ringan ini tidak seflaksibel material kayu yang dapat dipotong dan dibentuk berbagai bentuk profil
Demikianlah artikel mengenai kelebihan dan kekurangan atap baja ringan Semoga bermanfaat..
Share:

Download AutoCAD, Sketchup dan RAB Mushola Lengkap

     [Area Teknik Sipil] Berikut ini adalah file gambar AutoCAD dan Sketchup "Mushola[Area-TeknikSipil.blogspot.com]" yang dapat anda unduh secara gratis sebagai bahan/refrensi menggambar. Untuk mendwonload file mushola tersebut silakan klik tombol download yang berada dibawah artikel ini. berikut ini adalah cuplikan isi file Sketchup tersebut. Area Teknik Sipil




Untuk mengunduh gambar AutoCAD diatas anda bisa mengklik 


Untuk mengunduh gambar Sketchup diatas anda bisa mengklik


Untuk Mengunduh RAB dari perencanaan mushola diatas bisa mengklik


Terimakash telah berkunjung. Temukan gambar lainnya secara gratis sebagai panduan menggambar pada website ini. semoga bermanfaat dan berguna.

Cara Download
  1. Klik tombol download pada halaman ini dan anda akan di alihkan ke halaman berikunya.
  2. Pada halaman berikutnya anda diminta untuk mengecek kesesuai file, jika sudah sesuai klik download kembali.
  3. Pada halaman terakhir anda hanya perlu menunggu tombol download keluar selagi kami menyiapkan file anda.
Sumber :File diatas merupakan pecahan dari file yang disediakan pada site arsitek-sipil.blogspot.com.
Share:

Download Aplikasi Perhitungan Rangka Atap SteelRoffTruss.xls [Ver 1.5 2011]

Hallo Civils. Kali ATS akan membagikan file Excel "Alat Bantu Belajar dan Bekerja Rangka Atap Baja" Aplikasi Berbasis Excel di berinama "Steel Roof Truss " buatan Ir. Thamrin Nasution. Staff pengajar di FT Sipil & Perencanaan, Institut Teknologi Medan. Berikut ini adalah cuplikasi isi file excel tersebut.




Berikut ini adalah link download rujukan semoga bermanfaat....




Sumber : Ir. Thamrin Nasution
Share:

10 Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Dunia


Seiring berkembangnya zaman terutama pada sektor konstruksi, manusia berlomba-lomba membangun gedung pencakar langit. Hampir disetiap negara memiliki gedung pencakar langit terutama di indoneisa. Berikut ini adalah 10 gedung tertinggi di Dunia ..



1. Burj Khalifa
Dibangun  tahun 2004 dan dibuka pada tahun 2010. Burj Khalifah ini memiliki 160 lantai dengan tinggi total bangunan yaitu 828 m. Burj khalifah berlokasi di Dubai, Uni Emirat Arab. Hal yang menarik dari bangunan ini adalah merupakan gedung tertinggi di dunia. 
2. Abraj Al-Bait
Massa konstruksi gedung ini dimulai pada tahun 2004 dan diselesaikan serta dibuka tahun 2012. memiliki 120 lantai dengan tinggi total 601 m. Berlokasi di Mekah, Saudi Arabia.
3. Taipe 101
Bangunan ini dibangung di Taipei, Taiwan. Bangunan ini memiliki memiliki 101 lantai dengan tinggi bangunan 509 m. Peramakali dibuka pada tahun 2004.
4. Shanghai World Financial Center
 Massa pembangunan bangunan ini yaitu dari tahun 1997-2008,  berlokasi di Pudong, Shanghai, Cina. memiliki tinggi 494,3 m. memiliki 101 lantai.Fitur yang paling khas dari desain bangunan ini adalah aperture trapesium di puncak.


5. International Commerece Centre
Berlokasi di West Kowloon, Hong Kong. Gedung ini dibuka untuk pertama kalinya pada tahun 2011. ICC Tower Ini adalah bagian dari Union Square proyek dibangun di atas Kowloon Station. Pembangunan ini dimiliki dan dikembangkan oleh MTR Corporation Limited dan Sun Hung Kai Properties. Memiliki tinggi 484 meter dan 108 lantai.


 
6. Menara Kembar Petronas
Menara Petronas adalah dua buah pencakar langit kembar di Kuala Lumpur, Malaysia yang sempat menjadi gedung tertinggi di dunia dilihat dari tinggi pintu masuk utama ke bagian struktur paling tinggi.  Memiliki 88 lantai dan tinggi 451,9 m. Pada 17 Oktober 2003, Taipei 101 mengambil rekor menara kembar ini.Tetapi Menara Kembar Petronas tetap memegang gelar menara kembar tertinggi di dunia.


7. Zifeng Tower
Bangunan ini memiliki tinggi 450 meter dan 89 lantai, gedung ini dibangun di Nanjing, China.  Zifeng Tower alias Greenland Pusat-Zifeng Tower atau Menara Greenland Persegi Zifeng, terdiri dari ruang ritel dan kantor di bagian bawah, dan restoran, hotel, dan sebuah observatorium publik dekat bagian atas.



8. Willis Tower
Menara Willis yang sebelumnya bernama Sears Tower Pada saat penyelesaian pada tahun 1973, itu adalah bangunan tertinggi di dunia, melebihi World Trade Center menara di New York, dan memegang jabatan ini selama hampir 25 tahun. Bangunan ini memiliki tinggi 442 meter dan 108 lantai.


9. Jin Mao Building
Jin Mao Tower Ini berisi kantor-kantor dan Shanghai Grand Hyatt Hotel . Sampai tahun 2007 ini menjadi bangunan tertinggi di RRC, yang tertinggi kelima di dunia dengan ketinggian atap dan tertinggi ketujuh dengan puncak ketinggian.Dan JMT bersebelahan dengan Shanghai World Financial Center. Gedung ini dibangun di Shanghai Cina. dibuka untuk pada tahun 28 Agustus 1998. memiliki 88 lantai dengan tinggi 420,5 meter.



10. Two International Finance Centre
Berlokasi di Hong Kong. memiliki tinggi 415 meter dan 88 lantai. Tower IFC juga menjadi bangunan tertinggi kedua di Hong Kong, di belakang International Commerece Centre di Kowloon Barat.Juga bangunan tertinggi keempat di wilayah Cina Daratan dan kedelapan gedung perkantoran tertinggi di dunia berdasarkan ketinggian struktural,dengan tinggi atap, hanya Taipei 101 , Shanghai World Financial Center , Willis Tower ,International Commerece Centre dan Burj Khalifa melebihi itu. Ketinggian IFC mirip dengan  World Trade Center yang telah runtuh. 

Semoga bermanfaat... 


 
Share:

Konsep 5R dalam Lingkungan Kantor

     Konsep 5R Merupakan budaya seseorang dalam memperlakukan tempat kernya secara benar dan tepat. 5R tersebut antara lain Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin. Bila kondisi tempat kerja itu tertata rapih dan bersih tentunya produktivitas kita dalam melakukan aktifitas dilingkungan tempat kerja akan meningkat dengan demikian 4 bidang sasaran pokok industri yaitu Efisiensi, Produktivitas, kualitas dan keselamatan kerja akan dapat dengan mudah kita capai..




Berikut ini adalah penjabaran serta langkah untuk melakukan konsep 5R..

RINGKAS
Ringkas memiliki arti memilah atau memisahkan sesuatu yang penting dengan menyingkirkan yang tidak penting dari tempat kerja. dengan menyingkirkan sesuatu yang tidak penting tentunya kemudahan dalam mengakses sesuatu akan lebih mudah dikarenakan kita sudah melakukan penyortiran terhadap sesuatu.
Langkah melakukan RINGKAS :
  • Cek-barang yang berada di area masing-masing.
  • Tetapkan kategori barang-barang yang digunakan dan yang tidak digunakan.
  •  Beri  tanda atau label untuk barang yang tidak digunakan
  • Siapkan wadah atau tempat untuk menyimpan / membuang /memusnahkan barang-barang yang tidak digunakan.
  • Pindahkan barang-barang yang diberi tanda atau label  tersebut ke tempat yang telah ditentukan.
RAPI
Prinsip Rapi adalah Menempatkan atau menyimpan barang sesuai dengan kelompok dan tempatnya dengan begitu kita akan lebih mudah dan cepat dalam mencari dan mengambil kembali barang yang kita inginkan dengan cepat. Suatu perusahaan tidak boleh asal-asalan dalam menyusun benda-benda di perusahaannya tersbut  karenan nantinya kan mempengaruhi aksesbilitas dan efisiensi waktu pencarian barang.

Langkah melakukan RAPI :
  • Siapkan tempat dan atur lokasi penempatan sesuai jenis dan tipe barang.
  • Rancang metode penempatan barang yang diperlukan, sehingga mudah didapatkan saat dibutuhkan
  • Tempatkan barang-barang yang diperlukan ke tempat yang telah dirancang dan disediakan
  • Beri label / identifikasi untuk mempermudah penggunaan maupun pengembalian ke tempat semula.
  • Usahakan setiap barang tersusun dengan baik ditempat penyimpanan.
RESIK

Prinsip Resik adalah membersihkan tempat atau segala sesutu yang berada pada lingkungan tempat kerja dari kotoran dan debu. Proses pembersihan ini harus dilakukan rutin dan dibiasakan. dalam menjaga kebersihan dalam lingkungan tempat kerja semua elemen pegawai wajib ikut dan turut serta (tanpa memandang jabatan).

Langkah melakukan RESIK :
  • Penyediaan sarana kebersihan.
  • Pembersihan tempat kerja dengan mandiri atau membuat daftar piket kantor.
  • Pemasangan Instrumen atau Gambar himbuan untuk tidak membuang sampah.
  • Peremajaan tempat kerja, dan
  • Pelestarian RESIK.
RAWAT

Prinsip Rawat yaitu mempertahankan segala hasil yang telah dicapai dari 3R diatas dengan membakukannya (Standarisasi).

Langkah melakukan RAWAT :
  • Tetapkan standar kebersihan, penempatan, penataan
  • Komunikasikan ke setiap karyawan yang sedang bekerja di tempat kerja
  • Pengontrolan rutin
RAJIN

Prinsip Rajin adalah terbentuknya kebiasaan keryawan untuk menjaga dan meningkatkan apa yang telah tercapai. Membentuk kebiasaan positif baru yang tentunya memiliki dampak terhadap lingkungan kerja. Patuhi semua peraturan yang tertulis maupun yang tidak tertulis.

Langkah melakukan RAJIN :
  • Target bersama,
  • Teladan atasan
  • Hubungan/komunikasi di lingkungan kerja
  • Kesempatan belajar

Share:

5 Penyebab Terjadinya Klaim Konstruksi

       Pada artikel sebelumnya sudah dibahas mengenai klaim (klik disini). Klaim adalah permintaan mengenai beaya, waktu atau kompensasi penampilan yang telah ditetapkan dari salah satu pihak terhadap pihak lainnya dalam suatu kontrak konstruksi dibuat. Namun tahukan penyebab terjadinya klaim konstruksi tersebut ?. Berikut ini adalah beberapa penyebab terjadinya klaim konstruksi antara lain :




1. Keterlambatan Waktu Pelaksanaan (Schedule Overrun)
    
    Keterlambatan dari waktu pelaksanaan merupakan penyebab yang paling sering memicu terbentuknya gagasan klaim pada dunia konstruksi. Keterlambatan dari waktu pelaksanaan ini sering terjadi akibat buruknya manajemen konstruksi, kecelakaan saat proses konstruksi, gangguan cuaca dan masalah sosial disekitar konstruksi. Oleh sebab itu sebelum pekerjaan konstruksi dimulai atau diimplementasikan harus dilakukan kajian mengenai teknik dan metode yang akan dilaksanaakan. pengkajian ini harus dilakukan sematang mungkin agar nantinya proyek dapat berjalan dengan baik sesuai sasaran BMW "Biaya Mutu Waktu" tentunya diikuti Selamat "Zero Accident".


2. Akibat Keterlambatan Pembayaran 
 
    Keterlambatan proyek Konstruksi dapat diakibatkan  adanya  keterlambatan pembayaran dari pihak pemberi tugas/owner. Sering ditemui perselisihan yang terjadi akibat pihak pemberi tugas tidak melaksanakan kewajibanya dalam hal pembayaran sesuai dengan kontrak yang disepakati yang tentunya dapat memicu terjadinya tuntutan klaim dari pihak pelaksana.  Untuk menghindari hal tersebut maka pihak pemberi tugas sebaiknya lebih memperhatikan kewajibannya dalam proses administrasi pembayaran termin atas prestasi pekerjaan yang telah dikerjakan oleh pihak pelaksana. 



3.  Hasil Pekerjaan Tidak Sesuai


    Ketidaksesuaian antara Hasil dan Rancangan juga dapat menimbulkan gagasan klaim terbentuk. Pada point ke 3 ini lebih dititik beratkan kepada kontraktor. Ketidaksesuai yang dimaksud antara lain : Ketidak sesuaian spesifikasi material yang di rencanakan dan yang dikerjakan. Ketidaksesuaian antara bentuk yang direncanakan dan yang dikerjakan dan sebagainya. Dalam hal ini memang diperluhkan komitmen dari pihak pelaksana terhadap apa yang telah disepakati dalam kontrak.

4.  Kegagalan Konstruksi
  
    Kegagalan konstruksi juga merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap timbulnya gagasan klaim. . Tentunya pada dunia konstruksi, kegagalan konstruksi merupakan hal yang sangat tidak diinginkan karena dampak sangat luas dan bisa memicu perselisihan yang sangat kompleks antar pihak terkait. dan kecelakaan ini tentunya bisa menyebabkan proyek itu terhenti dan tentunya akan mengakibatkan point ke 1 terjadi.


5. Akibat Banyaknya Pekerjaan Tambah Kurang (Change Order)
   Biasanya pada saat kegiatan konstruksi berlangsung pihak dari owner sering melakukan redesign terkait pekerjaan yang berlangung. Apabila intensistas dari perubahan yang dilakukan sangat besar pada saat proses kegiatan konstruksi berlangsung tentunya ini akan menyebabkan penjadwalan proyek terganggu dan tentunya menimbulkan keterlambatan pada point 1.
Share:

4 Jenis Permodelan Balok



1. Simply Supported Beam

Simply Support Beam merupakan suatu permodelan elemen strukturan yang sangat sederhana. Pada salah satu ujungnya merupakan tumpuan sendi sementar disisi ujung yang lain berupa roll. Akibat beban yang bekerja pada permodalan akan timbul gaya-gaya dalam berupa gaya geser dan momen. Biasanya permodelan ini dilapangan digunakan untuk permodelan girder jembatan.

2. Fixed Beam


Fixed Beam merupakan tumpuan yang di kedua ujungnya merupakan tumpuan jepit sehingga dapat menahan rotasi yang terjadi pada tiap-tiap ujungnya. Jenis permodelan ini sering dijumpai pada bangunan gedung.

3. Cantilever Beam 


Tumpuan jenis ini sedikit berbeda dengan Fixed beam. pada tumpuan kantilever hanya satu sisi yang merupakan tumpuan jepit sedangkan sisi yang lainnya bebas. (Tanpa tumpuan). momen yang bekerja pada ujung bebas hampir mendekati 0. permodelan jenis ini sering kita jumpai pada balkon,  kanopi jendela dan beberapa jenis jembatan

4. Continuous Beam


Continous Beam atau balok menerus adalah sebuah komponen struktural yang memberikan ketahanan terhadap lentur ketika terdapat gaya atau beban yang bekerja padannya. Permodelan jenis ini memiliki lebih dari 2 tumpuan pada satu model. Biasanya jenis permodelan ini bisa anda temui pada bangunan atau lantai jembatan yang disangga oleh sekumpulan girder.


Share:

Artikel Terbaru